You are here

Articles - September 2014

Pages

  • 22 September 2014
    Balikpapan Tourism Board Libatkan Masyarakat

    Pusatkan Agenda di Balikpapan , Segera Gelar Table Top

    BALIKPAPAN - Didukung penerbangan langsung ke Solo dan sebaliknya setiap harinya lantas mendorong Balikpapan Tourism Board (BTB) untuk promosi ke Kota Budaya tersebut. Memperkenalkan sejumlah destinasi yang patut dikunjungi di Kota Minyak. "Ya, 3 Oktober nanti kami berencana menggelar Table Top ke Solo," kata Ketua BTB, H Soegianto dalam sebuah kesempatan, kemarin. Apalagi, uajr dia memberi penilaian, load factor (isian penumpang) tujuan Solo tergolong padat setiap harinya. "Kalau (penerbangan) ke Solo selalu penuh kenapa tidak dengan Solo-Balikpapan.

    Nah itu yang melatarbelakangi kami untuk berpromosi di sana," jelasnya. Adapun BTB merupakan badan pariwisata yang memayungi pemangku kepentingan pariwisata, dibentuk pemerintah kota. Meliputi Association of Indonesian Travel Agents (ASITA), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia termasuk Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Tugasnya memperkenalkan sektor wisata kota guna mengerek jumlah wisatawan.

    Sementara Table top merupakan agenda rutin pelaku pariwisata. Berupa pasar wisata yang mempertemukan pembeli yakni pelaku wisata daerah yang dikunjungi dan penjual dalam hal ini pelaku pariwisata yang menggelar acara.

    Tercatat ada 3 travel agent dan 6 hotel yang memastikan keterlibatannya. Di antaranya Trans Borneo, Bintang Mega Wisata, Hotel Pacific, Hotel Sagita, Hotel Mega Lestari, Fave Hotel, Aston Hotel and Residences Samarinda dan Hakaya Plaza Hotel. Dan pasar wisata yang digagasnya, ujar dia, bakal dihadiri 3 biro perjalanan dan 5 hotel asal Solo. "Jumlahnya kemungkinan akan bertambah menjelang acara," pukau General Manager (GM) Hotel Pacific ini.

    Pada ajang tersebut pihaknya akan memperkenalkan destinasi unggulan. Di dalamnya ada wisata mangrove, objek wisata andalan warga kota yakni Pantai Manggar, penangkaran buaya kawasan Teritip dan pusat kerajinan daerah Pasar Inpres Kebun Sayur. Wisata mangrove tercatat sebagai destinasi baru yang tengah gencar dipromosikan.

    Dia menjelaskan, kunjungannya ke Solo menjadi agenda kerja ke-3 di tahun 2014. Sebelumnya rombongan bertolak ke Kuala Lumpur mengikuti ajang Matta Fair guna menjaring wisatawan Malaysia pada Maret lalu. Dilanjutkan dengan menggelar pasar wisata ke Semarang dibulan Mei.

    Terbatasnya anggaran yang dialokasikan pemerintah membuat ruang geraknya terbatas. Sebab menurut dia, anggaran berpromosi berkorelasi cukup kuat dengan tingkat kunjungan. "Kalau semua serba terbatas kami juga sulit mengagendakan kegiatan," serunya.

    Beruntung, lanjut dia, anggaran promosi tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dari Rp150 juta tahun lalu menjadi Rp182 juta tahun 2014. Pihaknya berharap tahun depan, anggaran promosi yang didapat kembali bertambah. Apalagi untuk urusan promosi mengharuskannya keluar kota bahkan luar negeri. "Lazimnya ajang rutin tahunan jangan sampai absen seperti Matta Fair wajib diikuti setiap tahun. Agar Balikpapan semakin dikenal dan penasaran dengan destinasi yang ditawarkan kemudian mencoba untuk datang," papar pria kelahiran Klaten ini.

    Tak hanya menjaring wisatawan hingga ke luar daerah, BTB dalam waktu dengan akan menyusun strategi promosi yang baru. Tak main-main, strategi promosi nantinya melibatkan seluruh elemen. Mulai instansi, perkantoran, pebisnis, praktisi, perbankan, seniman termasuk pengajar. "Ya kami bersama pemerintah akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk berupaya mendatangkan wisatawan dengan ikut menawarkan Kota Balikpapan sebagai lokasi yang tepat untuk sebuah perhelatan. Contoh jika perbankan ada meeting atau instansi ada rakornas, ditawarkan agar memusatkan kegiatannya di Balikpapan," jabarnya. (dra)

    http://www.balikpapanpos.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=135803

    Download: