You are here

Pages

  • 16 April 2015
    Woww...Hanya Tiga Bulan, Masuk Rp 4 T

    BALIKPAPAN - Inflasi yang tinggi, nyatanya tak memengaruhi investor untuk menanamkan modalnya di Kota Minyak. Ini berkaca pada investasi yang masuk ke Balikpapan tahun ini hingga 13 April lalu sudah mencapai Rp 4,29 triliun. Angka ini sudah sekitar 42,9 persen dari target pemkot menarik pemodal masuk sebesar Rp 10 triliun.

    “Kalau dibilang gejolak ekonomi berimbas pada masuknya investasi ke Balikpapan, sepertinya tidak. Tapi kami lihat dulu semester kedua nanti seperti apa. Karena kenaikan harga BBM kan baru terjadi akhir Maret lalu,” kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Balikpapan Muhaimin.

    Ia menjelaskan, tahun lalu target investasi sebesar Rp 9 triliun dan terealisasi sebesar Rp 10,79 triliun. Tertinggi sektor industri yang menyumbang 50 persen lebih dari nilai investasi. Disusul properti, perdagangan, wisata, kesehatan, telekomunikasi, dan pertanian.   

    Tahun ini, dengan target investasi Rp 10 triliun, Muhaimin masih optimistis dapat tercapai. Untuk sementara tahun ini sektor industri masih memimpin dengan rencana investasi Rp 1,95 triliun. Terdiri dari tujuh kegiatan. Sektor ini meliputi pembangunan galangan kapal dan beberapa industri besar lainnya.

    Yang mengejutkan sektor perdagangan mampu menyodok di urutan kedua dengan nilai investasi Rp 1,8 triliun. Terdiri dari 12 kegiatan. Meliputi pembangunan workshop, kantor, dan pertokoan. Sementara sektor properti masih lambat. Walaupun sudah ada 12 kegiatan properti yang masuk, namun nominalnya hanya Rp 358 miliar.

    “Sektor properti agak menurun. Ini menyangkut langsung kepada daya beli masyarakat,” tambahnya.

    Dengan tercapai 42 persen nilai investasi di triwulan pertama, Muhaimin menyebut tak ada kendala dengan investasi di Kota Minyak. Namun ia belum bisa memprediksi apakah hal itu akan terus tumbuh atau mengalami masa jenuh pada semester kedua. “Sepekan terakhir berkas-berkas yang masuk mayoritas dari sektor industri. Sepertinya sektor ini masih akan banyak lagi,” pungkasnya. (*/rsh/rom/k15)

    source: http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/220402-woww...hanya-tiga-bulan...

    Download: